Agar Pemuda Sukses Menghadapi Disrupsi

Agar Pemuda Sukses Menghadapi Disrupsi

Untuk menopang biaya hidup keluarga, Saleh tidak segan untuk menjual kue dan ikan. Gibran tertarik kepada bisnis kuliner sejak ia masih berkuliah di Singapura, meskipun ia tidak berkuliah di jurusan Tata Boga, tetapi ia tertarik untuk mengembangkan bisnis tersebut di Indonesia. Setelah menyelesaikan studinya, pada tahun 2010 ia mulai membuka bisnis catering, saat itu ia hanya memiliki belasan karyawan.

Untuk beberapa kasus pendapat ini memang betul, Seperti misalnya jika kamu ingin membuka sebuah toko pakaian atau yang lainnya. Cara sukses di usia muda tanpa modal mungkin menurut Anda sangat mustahil untuk di lakukan. Banyak setiap pebisnis yang selalu jatuh bangun dalam mengembangkan bisnis yang dimilikinya.

Iman Usman sudah dikenal sebagai seorang pemuda yang cukup vokal di berbagai kegiatan sosial. Berbekal dari minat dan perhatiannya terhadap kegiatan sosial khususnya di bidang pendidikan Iman akhirnya membangun Ruang Guru. Nah, itu dia perjalanan sukses dari Zhang Yong seorang pemuda yang putus sekolah.

Namun omset yang bisa diraih pun terbilang cukup menjanjikan. Tercatat dalam satu bulan mereka mampu meraup keuntungan hingga mencapai Rp. Ruang Guru adalah sebuah situs yang menjadi jembatan di bidang teknologi pendidikan. Situs ini juga menyediakan solusi untuk orang tua yang ingin mencari guru privat untuk buah hati. Dengan adanya perselisihan antara Zhang Yong dengan bosnya, Zhang Yong pun memutuskan untuk meninggalkan pekerjaannya itu dan mulai membuka bisnis dalam fokus kuliner yang didirikan pada tahun 1994.

Pemuda Sukses

Nadiem melanjutkan, banyak orang sukses di dunia bukan berasal dari orang tua yang kaya maupun networking kuat. Alumni Sekolah Bisnis dan Manajemen ITB ini mengakui jika desa memang memiliki potensi lumbung pangan yang besar dari hasil pertanian dan peternakan. Akan tetapi, jika banyak pemuda dari desa yang pergi ke kota untuk mencari kerja, maka tidak akan ada regenerasi. Akhirnya, potensi desa tidak akan bisa dimanfaatkan oleh penduduk lokalnya sendiri. Kecintaannya mengumpulkan kaus kaki membuat Sebastian Martinez telah menjadi seorang pengusaha di usia 7 tahun. Bisnisnya bermula ketika Sebastian berusia 5 tahun, sang ibu menyarankannya untuk mendesain kaus kaki buatannya sendiri.

Rakornas, Roadshow, hingga pelaksanaan program pemberdayaan, pelatihan dan pendampingan para kader telah dilaksanakan hingga akhir 2020. “Misalkan setiap PDPM punya penghasilan di atas 20 juta, itu lebih dari cukup. Tapi kan kita membentuk 2 orang per PDPM ini butuh proses,” jelas Horo. Tertarik dengan kehidupan orang Indonesia, sang pujaan hati kemudian memutuskan berpindah dari keyakinan lama. Seperti yang dilakukan oleh Agus Wawan atau yang biasa dikenal Agwan Mblitar. Perjalanan bisnis yang ditempuhnya sudah melewati banyak lika – liku, seperti kecurian dan tertipu.

Ia kuliah di APP kemudian mengambil sarjananya pada tahun 1965 di Fakultas Ekonomi Universitas Krisnadwipayana, Jakarta. Selama tahun 1945 dan 1966, situasi politik nasional sedang kacau. Abdul Latief mengambil peran memasok makanan pada demonstran itu. Situasi belum pulih, tapi Abdul Latief diberi kepercayaan untuk mempelajari manajemen toserba dan grocery store di Seibu Group, Tokyo. Sebalik pulang Sekolah dari Jepang itu, ia lalu melangsungkan pernikahannya dengan Nursiah, gadis tetangga di Jakarta, pada tahun 1967. Pada tahun 2002, dia mendirikan sebuah perusahaan televisi yang bernama JTV di Surabaya.

Dia memasarkan produknya melalui mulut ke mulut dan media sosial dengan jasa delivery order yang dapat memudahkan orang-orang untuk dapat menyantap hidangan nikmat tersebut bersama keluarga selagi keep at home. Dari toko plastik itulah, pemuda 20 tahun ini banyak belajar manajemen bisnis dan serunya berbisnis hingga ia menemukan minat dan kesukaannya menjalani bisnis. Jo mengungkapkan, jika tak muda untuk merambah ke dunia industry meals and beverage berupa garden restaurant itu. Nah, tentunya dengan bermain game bisa menghilangkan rasa bosan, melepas penat, mengisi waktu luang, dan menyenangkan hati.

“Lebih mungkin untuk kaya di daerah. Kalau di Jakarta terlalu banyak persaingan. Di daerah potensinya besar, tetapi tidak dilirik banyak orang,” tutur Agung. “Karena di luar negeri sendiri kehidupan orang stagnan sebenarnya. Jadi, dengan penghasilan besar, biaya hidupnya juga besar. Dengan empat tokonya, omzet usaha Heru saat ini tidak tanggung-tanggung, mencapai Rp3 miliar per bulannya.

Perjalanan hidup dan nasib manusia, tentu tidak ada yang bisa diprediksi dimasa depan. Jika hari ini diberi kelebihan harta dan kemewahan, belum tentu hari esok bisa menjamin semua hal tersebut. Lintasan takdir terkadang membawa nasib seseorang berada di titik terendah dalam kehidupan. Namun, dengan sedikit tekad dan usaha, roda nasib juga bisa memutar takdir yang membawa kesuksesan dalam kehidupan seseorang. “Sebanyak 16 tim yang terdiri dari 37 pemuda terpilih dari sekian banyak ratusan untuk bergabung dengan YSE selama delapan bulan.

Comments are closed.