Four Cara Mudah Mengatur Keuangan Dari Warren Buffett, Patut Dicoba

Four Cara Mudah Mengatur Keuangan Dari Warren Buffett, Patut Dicoba

Cash circulate atau aliran uang keluarga dapat dilihat dari seberapa banyak penghasilan kita dan berapa banyak yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup. Cash move ini dapat diatur dengan cara mengutamakan kewajiban terlebih dahulu. Misalnya, saat gajian, bayarkan terlebih dahulu pajak dan zakat.

Software yang dikembangkan lebih difokuskan untuk pengembangan bisnis UMKM sehingga mereka bisa mengelola kegiatan usaha dengan benar dan efektif. Laba menjadi earnings yang paling dinanti-nantikan karena dinilai sebagai tolak ukur keberhasilan suatu usaha. Namun, sangat disayangkan jika pada akhirnya laba yang diperoleh hanya digunakan sepenuhnya untuk kebutuhan pribadi. Alangkah baiknya jika penghasilan yang diperoleh dapat digunakan dengan lebih bijaksana. Dengan demikian, Anda akan mengetahui secara pasti kapan terjadi pengeluaran uang dan pemasukan uang sehingga bisa dilakukan antisipasi sebelum terjadinya minus yang merugikan perusahaan.

Saat ini sudah banyak metode transaksi yang menyediakan berbagai promo dan diskon di waktu-waktu tertentu. Kartu kredit adalah salah satu instrumen utang yang dikeluarkan oleh pihak bank serta memiliki nilai peminjaman yang harus dikembalikan. Langkah selanjutnya untuk terbebas dari jeratan utang adalah dengan mulai menerapkan pola hidup hemat. Misalnya mengurangi jalan-jalan ke mall, makan di luar, bahkan belanja online.

Kadangkala fenomena ini cukup menarik dan sulit dihindari ketika berada di dalam mall, bekumpul bersama teman, ataupun yang lainnya. Misalnya, wanita bisa belajar dari pria yang lebih berani mengambil risiko dalam hal investasi untuk mendapatkan keuntungan yang lebih tinggi. Sementara, pria bisa belajar dari kedisiplinan dan kehati-hatian wanita dengan uang.

Jika untuk para remaja, fokus mereka bukanlah bagaimana cara untuk mencari uang dan menggunakan uang tersebut dengan bijak, tetapi mereka memang diharuskan untuk mengutamakan kegiatan belajar mereka saat ini. Inilah mengapa mengelompokkan kebutuhan yang paling penting hingga yang tidak begitu perlu wajib dilakukan. Begitu kamu menerima gaji atau uang bulanan, kamu bisa langsung memenuhi kebutuhan pokoknya lebih dahulu. Tentunya, dalam kebutuhan pokok sudah harus ada dana yang akan kamu tabung. Dengan begitu kamu akan lebih mudah untuk mengatur keuangan kamu.

Misalnya, gunakan notesatau catatan kebutuhan belanja agar kamu lebih dapat menahan diri untuk tidak belanja barang di luar catatan tersebut. Misalnya, hari ini kamu terlanjur sudah makan di restoran dan berjanji besok akan masak dan membawa bekal sendiri dari rumah. Ternyata, keesokan harinya lupa bangun untuk memasak dan akhirnya kembali makan di restoran.

Mngatur uang dengan baik

Jika yang Anda beli hanya sekedar untuk memenuhi keinginan semata, maka jangan lakukan itu. Biar hemat, pilihlah service provider yang menawarkan cicilan bunga 0 persen. Itu berarti selama ALovers menabung ke angka Rp25 juta, nilainya tergerus setiap bulannya untuk bayar biaya administrasi. Namun, yang harus dicatat, bunga yang diberikan bank untuk tabungan terbilang kecil. Misalnya, ALovers harus punya tabungan minimal sebesar Rp25 juta.

Angka yang diperoleh sangat penting untuk menetapkan alokasi dana untuk setiap element kebutuhan keluarga. Jangan sampai besar pasak daripada tiang atau pengeluaran lebih besar dari pendapatan. Tips keuangan keluargaakan berbeda-beda sesuai dengan besaran pendapatan dan pengeluaran dari masing-masing keluarga. Misalnya, keluarga yang memiliki 2 sumber pendapatan tentu lebih leluasa dalam mengalokasikan pengeluaran dan tabungan. Namun, bukan berarti keluarga dengan 1 sumber pendapatan terbatasi dalam memaksimalkan keuangannya.

Perencanaan ini penting diterapkan untuk keuangan individu maupun ketika nanti kamu sudah memiliki sebuah keluarga. Sisihkan pula 3–6 kali dari jumlah pengeluaran bulanan untuk dana darurat. Sisanya, baru Anda gunakan untuk dana rekreasi, seperti traveling atau sekadar nonton di bioskop. Tidak sulit untuk membiasakan diri dengan kebiasaan mengatur keuangan yang baik. Yang Anda perlukan hanyalah keinginan untuk berubah dan melakukan perbaikan. Tanpa adanya keinginan dalam diri sendiri untuk memperbaiki diri, maka sudah bisa dipastikan keinginan Anda untuk menjadi lebih cerdas dalam mengelola keuangan akan sulit dicapai.

Comments are closed.